Ads 468x60px

Senin, 02 Juni 2014

AGENDA HAJI

Tugas PAI Unissula
Reade more >>

QS. Al 'Araf ayat 11-13


Reade more >>

Minggu, 25 Mei 2014

Hati-Hati dalam Memilih Obat

file:///D:/Documents/Segera%20Buang%20Obat%20Anda%20Jika%20Temukan%20Ciri-ciri%20Begini%20pada%20Obat%20~%20Kumpulan%20Artikel%20Menarik.htm



Segera Buang Obat Anda Jika Temukan Ciri-ciri Begini pada Obat


Jakarta, Niat hati ingin sembuh malah sakit makin parah gara-gara beli obat palsu ataupun obat yang sudah rusak tapi tetap beredar di pasaran. Tak ada solusi lain selain waspada dan tahu caranya mengenali obat palsu dan obat rusak.

Deputi Bidang Pengawasan Produk Terapetik dan Napza Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Dra A. Retno Tyas Utami, Apt, M.Epid., memaparkan ciri-ciri obat rusak. "Kapsul ciri-cirinya kalau sudah lembek atau lengket saling menempel gitu bisa. Dia itu kan pembungkusnya dari gelatin yang rentan udara dan gampang rusak, ada kelembaban maka airnya akan meresap ke gelatin itu sehingga kapsulnya jadi lembek."

Sedangkan untuk obat berbentuk salep, warna dan baunya berubah, bisa juga campuran komposisinya yang mulai terlihat seperti terpisah atau mengeras.

Menurut Ketua Umum Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), Drs M. Dani Pratomo, MM, Apt., salep yang rusak bisa saja disebabkan karena penggunanya cenderung menutup salep tidak terlalu rapat sehingga udara mudah masuk dan hal itu mempercepat proses oksidasi serta menurunkan kualitas salep menjadi lebih cepat.

Begitu pun dengan puyer yang juga tergolong sebagai obat campur atau terdiri atas beberapa komposisi bahan tertentu. Jika rusak, warnanya pun cenderung berubah. "Jadi kalau nggak habis sebaiknya dibuang saja karena kan proses
penumbukannya juga kita nggak tahu bagaimana dan sudah pasti di udara terbuka. Di udara terbuka ada kuman dan bakteri kan, makanya kalau ibu-ibu suka simpan puyer untuk anaknya nanti pas sakitnya kambuh janganlah ya," saran Retno saat dihubungi detikHealth dan ditulis Rabu (6/11/2013).

Lain kapsul dan salep, lain juga ciri obat sirup yang sudah rusak. Menurut Dani, obat sirup seperti halnya obat batuk yang rusak biasanya berubah jadi keruh, yang tadinya jernih langsung mengeruh.

Lalu sebenarnya apakah setiap obat memiliki jangka waktu penggunaan tertentu? "Kalau di apotek tidak dikasih tahu gimana nyimpen obatnya, itu hak pasien untuk nanya. Kalau obat racik stabilitasnya kira-kira tujuh sampai sepuluh hari, seperti puyer kalau sudah lebih dari seminggu sebaiknya dibuang," terang Dani.

Sedangkan obat batuk bisa tahan lama jikalau disimpan di kulkas atau sesuai dengan petunjuk penyimpanan yanga ada pada label. Biasanya mencapai 30 hari setelah dibuka atau sampai tanggal kedaluwarsa.

"Yang gampang itu cek sejak awal obat itu dipakai gimana dan nanti dilihat apakah bentuk, rasa, warnanya tidak sama dengan awalnya. Jika iya, itu sudah rusak berarti," imbuh Widyaretna Buenastuti, Ketua Masyarakat Indonesia Anti Pemalsuan (MIAP).(vit/up)
Reade more >>

makalah ornografi tugas isd


Reade more >>

LIMFA(Spleen)

Komponen Limfa:
  1. Pembuluh LImfa ( Plexus Limfaticus)
  2. Kapiler Limfatik (Vasa Limfaticus)
  3. Nodus Limfaticus
  4. Limfe (Spleen) 
Faktor-Faktor yang mempengaruhi aliran Limfatik yaitu:
  • Kontraksi dinding vasa limfatik
  • Katub
  • Thoracoabdominal
"Penyakit Medis:
 Lardaceous spleen (limfa berlemak) :bercak-bercak yang halus.
sago spleen (limfa sagu) :seperti granul pada teung.
Nodus Limfaticus membesar saat diperkusi atau dipalpasi dalam pemeriksaan abdomen karena pasien terkena malaria atau leukimia.
Nodus Limfaticus dapat dieriksa yaitu:

  1. Nodus limfatici submento
  2. Nodus limfatici Submandibularis
  3. Nodus limfatici preauricularis (didepan telinga)
  4. Nodus limfatici post auricularis (dibelakang telinga)
  5. Nodus limfatici  Occipitalis
  6. Nodus limfatici axillaris
  7. Nodus limfatici supratoclearis
  8. Nodus limfatici inguinal
  9. Nodus limfatici superficial
  10. Nodus limfatici poplitea (belkang lutut)

Reade more >>

Selasa, 20 Mei 2014

materi IT word

Buat Nomor Halaman dengan Berbeda

http://dropdeadpwg.blogspot.com/p/membuat-nomor-halaman-dengan-format.html


Berikut ini adalah langkah-langkah pembuatannya:
1. Saya anggap kalian sudah memberi nomor pada tiap halaman dengan klik  insert kemudian pilih page number kemudian pilih bottom of page dan terakhir pilih yg nomornya ditengah (ato terserah mau dimana aja).
2. Langkah selanjutnya, dalam file yang telah disatukan tersebut, saya ingin halaman pertama (atau halaman cover depan) tidak memiliki nomor halaman. Oleh karena itu saya klik di halaman ke 2 paling atas.

Kemudian klik menu Page Layout pada kelompok Page setup pilih menu Breaks dan pilih Next Page seperti gambar dibawah ini:

Secara penampakan, mungkin tidak terlihat perubahan tampilan, namun Dengan demikian kita telah membuat 2 Section Break yang memungkinkan kita untuk membuat 2 jenis penomoran halaman yang formatnya berbeda. Cara mengetahui ada berapa Section Break bisa dengan cara double klik header ato footer nya, maka akan muncul tulisan footer section 1 trus dibawahnya ada Header section 2 dst. Lanjooot...

3. Langkah ketiga adalah mengklik footer pada halaman ke 2 kemudian non aktifkan link to previous dengan cara klik tombol link to previous seperti ditunjukkan gambar dibawah:




4. Trus kita hapus deh nomor di halaman pertama dengan mengklik 
footer nya kemudian di delete biasa.



5. Kemudian untuk halaman ke 2 hingga beberapa halaman ke bawahnya yang berisi daftar isi, ucapan terima kasih dLL, akan memiliki format halaman romawi (i ii iii iv dst). Caranya adalah kita pastikan untuk mengklik halaman ke dua, kemudian pilih 
insert kemudian pada bagian header & footer pilih ato klik Page number kemudian pilih Format page number seperti dibawah:



Maka akan muncul sebuah pengaturan halaman, dan atur seperti gambar dibawah ini:



Klik ok. Dengan demikian halaman tersebut hingga kebawah akan memiliki format nomor halam romawi (i i iii iv dst)

6. Langkah selanjutnya, saya akan membuat format halaman Bab 1 hingga halaman lampiran menjadi format nomor halaman biasa (123 dst). Dimana untuk sementara format nomor halaman pada halaman bab 1 tersebut adalah format romawi. Oleh karena itu kita akan merubahnya dengan cara yang sama pada 
POINT 2 diatas, Yaitu menambahkan sectionCaranya klik pada Bab 1 dan lakukan langkah pada POINT 2.



Dengan demikian halaman tersebut 
kan menjadi section 3Itu artinya kita telah membuat 3section pada 1 file dokumen word 2007 ini

7. Untuk merubah format nomor halaman Bab 1 menjadi format nomor biasa (1 2 3 dst), maka klik halaman bab 1 tersebut lalu lakukan langkah 
POINT 5 dengan settingan page number sebagai berikut:



8. Hasil akhir dari langkah tersebut diatas adalah kita memiliki 3 format yang berbeda. Format yg pertama adalah tidak memiliki halaman, fomat ke dua merupakan format nomor halaman dengan angka romawi (i ii iii iv dst) dan format ketiga adalah format nomor biasa (1 2 3 dst). 
Reade more >>

Senin, 19 Mei 2014

ARTIKEL KESEHATAN

ARTIKEL POPULER TERBARU


 PANIKKAH ?...















KHALIMATUS SYA’DIYAH


   Ananda adalah anugerah terindah dari sang Pencipta maka “You are everything to me” adalah hal yang dijadikan semangat hidup bagi si ibu. Tidak mudah menjaga mereka, apalagi bagi ibu muda yang baru mengenal kehidupan si kecil. Tiba-tiba si kecil sakit, itu hal yang wajar loh … tetapi sering dianggap berlebihan oleh si ibu, karena tidak tersiada obat apapun atau perlengkapan sederhana, seperti perban, obat merah, plester luka, thermometer, selep, bahkan sekedar minyak kau putih. Panik donk si ibu!...
Calon-calon ibu  atau para ibu enggak perlu panik, bisa diminimalisir kog kepanikan si ibu.  Tidak ada kata telat untuk si ibu mengetahui  perlengkapan P3K (Pertoongan Pertama pada Kecelakaan) di rumah.  Yah… setidaknya mengetahui panduan pertolongan pertama untuk Ananda ketika sakit di rumah. Misal:
1.      Alergi

Alergi dapat terjadi pada bayi baru lahir hingga berusia 9 tahun, bahkan ada yang sampai tua.
Bentuk-bentuk gejala alergi ada berbagai macam, antara lain:

a.       Pada Sistem Pencernaan

Gejalanya dapat berupa diare, muntah, sembelit, koora berlendir dan berdarah. Alergi ini sering ditemui pada bayi usia di bulan-bulan pertama kelahian sampai 1 tahun. Penyebab utaama biasanya susu sapi.

Implementasinya apa dunk?
Hindari makanan bagi bayi yang mengandung susu sapi.

b.      Pada Sistem Pernapasan

Gejalanya :batuk-pilek, sesak napas (asma). Penyebabnya karena asap rokok, debu, asap polusi, dan makanan yang banyak mengandung MSG (Monosodium Glutamat), serta es.

Implementasinya apa dunk?
Maksimalkan ASI eksklusif selama 6 bulan, dilanjutkan 2 bulan bagi si ananda bu.
Bagaimana kalau sesak napas atau batuk?
Decongestan yang befungsi untuk melebarkan saluran napas atau obat sesak napas baik dalam bentuk sprai atau semprot.



c.       Pada Kulit.

Gejala berupa eksema, yaitu: kulit terasa gatal, biduren, dan kering. Penyebabnya dapat berupa makanan atau udara kotor. Apa yang harus dilakukan yah?

Berikan Antihistamin untuk mengurangi rasa gatal, batuk, pilek, maupun panas.
Salep untuk gatal, atau utuk luka bakar si kecil apabila terkena api ketika main korek.

Gimana kalau bintik-bintik di bagian leher bayi?

Peradangan di kulit lipatan leher biasanya disebabkan oleh gumoh (jawa) atau muntahan bayi yang berusia 0-4 bulan. Gumoh terjadi  karena udara ikut masuk saat bayi minum, sedangkan bayi belum bisa sendawa loh…
Sediakan oralit untuk mengganti cairan tubuh si kecil.


2.      Belekan atau Konjungtivitis

Pertolongan pertama yang dapat kita lakukan ya… menyuruh  anak tidak keluar rumah selama masa inkubasi atau 1-3 hari lah bu… Obati kedua mata juga yah, mmeskipun mata yang ain belum terinfeksi.
Apa yang harus dilakukan jika belekan lebih 3 hari?
Alangkah baiknya ibu memeriksakan ananda ke dokter.



3.      Jatuh atau Trauma

Nah… caranya ketika jatuh, segeralah periksakan si kecil, apakah ada luka atau memar, hem…istilah kedokteran sih “hematom. Periksalah ! terutama pada perut dan kepala.  Jika ada luka besar atau sobek dan berdarah, anak muntah, memar di perut yang makin bertambah besar, segera bawa ke rumah sakit terdekat.

Kalau sekedar benturan biasa sih cukup kasih minyak telon atau minyak kayu putih, kalau luka biasa tinggal diberi antiseptic kog lalu diplester atau ditutup lukanya dengan perban.


4.      Kejang atau Demam

Ananda yang kejang dengan wajah memerah terkapar di lantai. Biasanya pada anak usia 6 bulan samapi 5 tahun. Lamanya kejang  kurag lebih 15 menit. Haduh… enggak mau kan kita suhu badannya tinggi nyampai 39°C? Hiii…Gejalanya adalah anak lesu, lemah, wajah merah, napas tidak teratur, nadi cepat, dan kejang.
Implementasinya apa ?
·         Bersikan jalan napas dengan tongue spatel atau sendok yang  dilapisi kain agar lidah tidak tergigit, caranya dengan menekan lidah kearah bawah agar tidak menutupi mulut agar anak bisa bernapas.
·         Longgarkan bajunya si kecil.
·         Atur posisi si kecil agar tidak terjatuh atau terbentur. Jika parah bawalah anak ke RS, biasanya akan diberi oksigen.
·         Turunkan suhu tubuh si anak dengan memberi kompres dan obat penurun panas.
·         EEG (Electro Encephalography) jika si kecil diketahui mengidap penyakit Meningitis(infeksi otak) dan Enchepalitis( radang otak), Nah… pengobatan rutin  setiap 3-6 bulan.

Intinya calon ibu atau para ibu harus terbiasa melakukan kegiatan Asuh, Asih, Asah kepada putra-putrinya. Ya gitu deh J


Khalimatus Sya’diyah
30901301666

sumber my blog:
http://mayapoenyakimbum.blogspot.com/2013/12/artikel-populer-terbaru.html
Reade more >>

IT tentang editting Blog

CARA MENGHILANGKAN TANG DAN OBENG PADA BLOG


quick-edit



Icon tersebut di sebut juga dengan icon Quick Edit atau dengan kata lain untuk mengedit secara cepat. Fungsinya jika kita ingin melakukan editing terhadap elemen tersebut tinggal klik saja icon nya dan kita bisa langsung mengeditnya. Icon tersebut sebenarnya hanya bisa di lihat apabila kita sedang login ke blogger saja, sedangkan pengunjung yang lain tidak bisa melihat icon tersebut. 
Namun ternyata ada beberapa blogger yang tidak suka dengan kehadiran icon tersebut dan ingin menghapusnya.Caranya menghapus icon tsb adalah : 

  1. Login ke blogger dengan ID anda tentunya.
  2. Klik  Tata Letak.
  3. Klik tab Edit HTML.
  4. Cari kode seperti ini :
    ]]></b:skin>
  5. Copy paste kode berikut persis di atas kode yang tadi :

    .quickedit{
    display:none;
    }
  6. Klik tombol Simpan template
  7. FINISH dech guys .....
sumber: blog saya yang dahulu :)
http://mayapoenyakimbum.blogspot.com/2011/11/cara-menghilangkan-tang-dan-obeng-pada.html
Reade more >>

Saya adalah perawat

Perawat profesiku

Hiiii.....guys.....

Assalamu'alaikum wr. wb. ukhti.....






Saya adalah seorang anak gadis desa yang mempunyai cita-cita tinggi.Saya Khalimatus Sya'diyah  lahir di Jepara tanggal 20 November 1993. Sekarang saya menimba ilmu di fakultas ilmu keperawatan universitas Sultan Agung Semarang. Nah... saya sekarang ngekost di Genuk Indah loh... Yah... meskipun melelahkan ternyata menjadi perawat itu adalah hal yang membanggakan loh.

 Apalagi saya anak pertama dari 2 bersaudara, pasti punya motivasi agar menjadi awalan yang baik dan membanggakan di keluarga saya. Dulu saya pernah sekolah SD di Sendang desa saya sendiri kabupaten Jepara, lalu saya melanjutkan pesantren 1 tahun, lalu lanjut SD lagi, Stelah itu saya MTs di Darul Ulum Purwogondo, dekatlah dengan rumah saya. Kemudian saya MA di Darul Ulum juga. Saya sangat senang, di sini saya melanjutkan bangku pendidikanku, di Universitas Sultan Agung Semarang, saya beretemu teman_teman yang berhati mulia, setia kawan dan yang paling penting semangat belajarnya tinggi , dosen-desennya gaul-gaul .... WOW ...fashionable juga, mereka Smart tapi Casual. besok adik saya harus masuk Unissula, biar gak nyesel. kalian juga yah :).
Saya selalu berbisikkan dalam hati saya :  Perawat , Perawat, Perawat, Ganbatte!!!. 
Reade more >>